Tuesday, June 24, 2014

At Tauhid: Amalan Ringan Yang Besar Pahalanya



Amalan Ringan yang Besar Pahalanya




            Alhamdulillah washshalatu wassalalu’ala Rasulullah. Kaum muslimin yang dirahmati ALLAH, diantara yang diajarkan Rasulullah shalallahu alaihi wassalam pada kita adalah rutin mengamalkan amalan shalih meskipun amalan itu sedikit dan ringan, atau bahkan dipandang remeh oleh sebagian orang. Namun ternyata tanpa kita sadari, ternyata amalan tersebut mengandung pahala yang besar.
            Berikut adalah beberapa amalan yang mudah dan ringan untuk dilakukan, namun besar pahalanya, berdasarkan hadis yang shahih;
            Pertama, membaca: subhaanallaahi wa bihamdhi subhaanallahil’adzim. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Ada dua kaliamt yang dicintai oleh ALLAH, ringan di lisan, dan berat ditimbangan yaitu bacaan, Subhaanallahi wa bihamdhi subhaanallaahil adzim (Mahasuci ALLAH dan dengan memujiNYA, mahasuci ALLAH Yang Maha Agung).” (HR. Al Bukhari).
            Kedua, wudhu dengan sempurna dan membaca do’a, sebagaimana hadis berikut; dari Umar bin Khattab, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang berwudhu dengan sempurna, kemudian selesai wudhu dia membaca; ashadu allaa ilaha illallah wa anna muhammadan abdullahi wa rasuuluh (Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah selain ALLAH, dan bahwasanya Muhammad adalah hamba ALLAH dan RasulNYA), maka akan dibukakan untuknya pintu surge yang jumlahnya delapan, dan di boleh masuk dari pintu mana saja yang dia sukai.” (HR. Muslim).
            Ketiga, menghadiri shalat jum’at di awal waktu, dengan memperhatikan adabnya. Dari Aus bin Aus Ats Tsaqafi, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang membasuh (kepalanya) dan mencuci (seluruh tubuhnya) di hari jum’at, lalu berangkat ke mesjid pagi-pagi, dan dia mendapatkan khutbah dari awal, dia berjalan dan tidak naik kendaraan, dia mendekat ke khatib, konsentrasi mendengarkan khutbah dan tidak berbicara maka setiap langkahnya (dinilai) sebagaimana pahala puasa dan shalat malam selama sethun.” (HR. Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan dinilai shahih oleh Al Albani).
            Abu Zur’ah mengatakan, “Say tidak pernah menjumpai satu hadis yang menceritakan pahala yang besar dengan amal yang sedikit yang lebih shahih dari hadis ini.”
            Keempat, shalat dhuha dua rakaat. Dari Abu dzar, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Setiap ruas tulang kalian wajib disedekahi, setiap tasbih, tahmid, tahlil dan takbir bernilai sedekah, amar ma’ruf nahi munkar bernilai sedekah dan semua kewajiban sedekah itu bisa ditutupi dengan dua rakaat shalat dhuha.” (HR. Muslin dan Abu Dawud).
            Kelima, berzikir di mesjid setelah subuh. Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat subuh berjamah, kemudian tetap duduk di mesjid sampai terbit matahari, kemudian shalat dua rakat maka dia mendapatkan pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna.”(HR. Tirmidzi)
            Keenam, membaca Al-quran. Dari Abdullah bin Mas’ud, nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Quran maka dia mendapat satu pahala kebaikan. Dan setiap satu pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali…” (HR. At Tirmidzi dan At Thabrani)
            Ketujuh, membaca zikir ketika masuk pasar atau tempat keramaian. Dari Abdillah bin Amr bin Ash, Nabi shallallahu alaihhi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang masuk pasar kemudian dia membaca; laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku wa lahu! Hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khair, wa huwa hayyyun laa yamuutu, biyadihil khair, wa huwa ala kulli syaiin qadir (Tiada sesembahan yang berhak disembah selain ALLAH tiada sekutu bagiNYA, milikNYA lah sekuruh kerajaan. Dan milikNYA lah sekuruh pujian. Dia menghidupkan dan mematikan, dan DIa Maha hidup dan tidak mati, ditanganNYA lah segala kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu) maka ALLAH catat untuknya sejuta kebaikan, ALLAH hapuskan sejuta kesalahan, dan ALLAH angkat untuknya satu juta derajat.” (HR. At Tirmidzi, Al Hakim dan Ad Darimi)
            Kedelapan, shalat berjama’ah di mesjid. Dari Abu Umamah, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang keluar dalam keadaan suci, menuju mesjid untuk melaksanakan shalat jama’ah maka pahalanya seperti pahala orang yang sedang haji dalam keadaan ihram.” (HR. Abu Dawud)
            Kesembilan, berzikir ketika terbangun saat tidur. Dari Ubadah bin Shamit, Nabi shallallahi alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang terbangun ketika tidur malam kemudian dia membaca; la ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku wa lahu! Hamdu wa huwa ala kulli sya’in qadir. Alhamdulilah wasubhanallah wa laa ilaha illallah wallahu akbar wa laa haula wa laa quawwata illa billah (tiada sesembahan yang berhak disembah selain ALLAH semata tiada sekutu bagiNYA, milikNYA lah seluruh kerajaan, milikNYA segala pujian dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu. Segala puji milik ALLAH, Mahasuci ALLAH, tiada sesembahan yang berhak disembah selain ALLAH, ALLAH Mahabesar. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari ALLAH) kemudian dia beristighfar atau berdo’a maka akan dikabulkan. Jika dia berwudhu kemudian shalat dua rakaat maka shalatnya diteima.” (HR. Bukhari dan Abu Dawud)
            Kesepuluh, shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh. Dari Aisyah, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Dua rakkat sebelum subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim)
            Kesebelas, membaca shalawat. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca shalawat untukku sekali, maka ALLAH akan memberikan shalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)
            Dalan riwayat lain; “Barangsiapa yang membaca shalwat untuk sekali, maka ALLAH akan memberikan shalwat kepadanya sepuluh kali, dihapuskan sepuluh kesalahan dan diangkat sepuluh derajat.” (HR. An Nasa’i)
            Keduabelas, menjawab adzan dan membaca doa setelah adzan. Dari Jabin bin Abdillah, Nabi shallallahu alalihi wasallam bersabda,”Barang siapa yang mendengar adzan dan kemudian dia membaca doa; Allahumma rabba hadzihid da’wattittammah washshalatil qai’mah ati muhammadanil wasilata walfadhilah wab’ats hu maqamam mahmudanilladzi wa’adtahu, maka dia berhak mendapat syafaatku pada hari kiamat.” (HR. Bukhari)
            Ketigabelas, membaca zikir setiap pagi dan sore. Diantara zikir yang disyariatkan adalah membaca subahanallah wa bihamdhi. Dari Abu Hurairah, Nabi shalllallahu alaihhi wasallam bersabda, “Barang siapa  di waktu pagi dan sore membaca; subahanallah wa bihamdhi seratus kali maka tidak ada seorang pun yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala yang lebih baik dari pahala yang dia bawa, kecuali orang yang membaca seperti yang dia baca atau lebih banyak.” (HR. Muslim)
            Keempatbelas, mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda, “Barangsiapa yang mengajak kepada kebaikan maka dia mendapatkan pahala sebagiamana pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedkit pun. Dan barang siapa yang mengajak orang lain untuk melakukan kesesatan dan maksiat maka dia mendapat dosa sebagaimana dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikiit pun.” (HR. Muslim)
            Kelimabelas, rajin beristighfar. Dari Ibn Abbas, Nabi shallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang rajin beristighfar maka ALLAH akan berikan jalan keluar setiap ada kesulitan, ALLAH berikan penyelesaian setiap mengalami masalah, dan ALLAH berikan rezeki yang tidak disangka-sangka.” (HR. Abu Dawud) At Tauhid: Amalan Ringan Yang Besar Pahalanya

No comments:

Post a Comment